Tampilkan postingan dengan label Discovery. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Discovery. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 November 2011

Ditemukan, Ikan Hiu Albino Bermata Satu

0 komentar
VIVAnews - Di tengah maraknya trik photoshop dan penipuan online, orang selalu skeptis terhadap laporan tentang sesuatu yang aneh -- termasuk keberadaan janin hiu albino yang hanya memiliki satu mata. Tepat di tengah hidung, mirip Cyclops -- tokoh bermata satu dalam mitologi Yunani.

Namun, kabar keberadaan 'Hiu Cyclops' yang diambil dari janin induk yang ditangkap nelayan di Teluk Kalifornia awal musim panas tahun ini, adalah nyata.

Para peneliti Hiu telah menganalisis mahluk yang diawetkan itu. Para ilmuwan menemukan, mata tunggal mahluk itu memiliki jaringan optik yang fungsional. 

Namun, para ahli memperkirakan, adalah tak mungkin mahluk unik itu bisa bertahan hidup ketika dilahirkan.

"Ini sangat langka," kata ahli Hiu, Felipe Galvan Magana kepada blog Pisces Fleet Sportfishing, Juli lalu. "Sepengetahuan saya, kurang dari 50 contoh abnormalitas seperti ini yang tercatat," kata dia.

Pisces Fleet, perusahaan penangkap ikan, mengunggah foto mahluk aneh nan lucu ini ke internet, yang langsung jadi kabar heboh.

Meski kasus ini jarang pada Hiu, fenomena 'cyclopia' pernah ditemukan pada beberapa mahluk. Kasus pada manusia terjadi pada 1982 di Israel, di mana seorang bayi perempuan lahir tujuh minggu lebih awal dari perkiraan. Dia lahir tanpa hidung, hanya ada satu mata di tengah. Bayi itu meninggal 30 menit setelah lahir. Kasus ini juga dibahas di British Journal of Ophthalmology. Juga pada Kucing. Pada 2006, seekor anak Kucing lahir dengan hanya satu mata dan hidung.

Ini bukan kali pertamanya sesuatu yang rasanya tak masuk akal, cenderung mitos, memperoleh dukungan bukti-bukti ilmiah. Baru-baru ini, pejabat Rusia mengumumkan temuan bukti keberadaan monster, Yeti. Sementara, para ahli palaeantologi mengumumkan temuan sarang Kraken -- monster pemangsa paus dan kapal berbentuk Cumi raksasa. (umi)

Siput abalone

0 komentar
VIVAnews - Siput abalone menyimpan potensi untuk menjadi komoditas, karena nilai ekonominya yang tinggi. Tapi, jika penangkapannya berlebihan, dapat mengakibatkan kepunahan.

Oleh karena itu, inovasi teknologi budidaya abalone di Indonesia sangat penting ditingkatkan.

Hal itu disampaikan peneliti Puslit Oceanografi LIPI, Dwi Eny Djoko Setyono dalam orasi ilmiah berjudul, ‘Biologi dan Inovasi Teknologi Budi daya Abalon Tropis Untuk Meningkatkan Produksi Perikanan di Indonesia’, di gedung LIPI, Jakarta, Jumat 11 November 2011.

Dia menyampaikan, masa depan budi daya abalone sangat baik mengingat lahan yang cocok sangat luas. Makanan siput ini juga gampang dan bahan  pakannya relatif murah. Makanan abalone ini berupa lumut, atau tepung ikan, tepung kedelai, tepung jagung, dan minyak ikan.

“Pemerintah perlu menyosialisasikan usaha budidaya abalone tropis untuk menyejahterakan masyarakat,” ujarnya, Jumat, 11 November 2011. 

Dalam pasar ekspor, abalone juga banyak diminati seperti, China, Jepang dan beberapa negara di Eropa. Bahkan di China, abalone kata Dwi, dijadikan suguhan resmi untuk tamu.

Harga abalone di pasar ekspor mencapai US$40 per kg untuk abalone hidup, US$66 per kg untuk daging abalone segar, US$80 per kg untuk abalone yang dikalengkan.

“Untuk budidaya ini bisa dimulai kecil saja, buat kolam ukuran 5 m2 sudah bisa. Yang penting airnya bersih,” sarannya.

Sampai saat ini, dia mengaku sudah mengembangkan pembenihan. Tahun depan akan melakukan studi pembesaran budidaya.

Meski demikian, dia merasa inovasi budidaya perlu dikembangkan. Masih banyak riset berkaitan dengan budidaya abalon perlu dilakukan, misalnya formulasi pakan buatan, pemilihan benih, aplikasi zat probiotik dan hormon pertumbuhan, dan kontrol penyakit.

Untuk melakukan penelitian juga diperlukan kerja tim yang terdiri dari, pakar nutrisi, biokimia, imunologi, mikrobiologi. Pemanfaatan abalone sampai saat ini hanya untuk konsumsi. Tapi tidak menutup kemungkinan bisa dilanjutkan dengan pemanfaatan yang lain.

Di beberapa wilayah Indonesia, abalone diketahui telah mengalami kelebihan tangkapan. Untuk itu, dia mengharapkan pemerintah mengeluarkan peraturan untuk membatasi kuota maupun ukuran biota yang boleh ditangkap dari alam. (umi)

Sabtu, 23 April 2011

Rekor Dunia

0 komentar

24 Rekor Dunia yang sampai saat ini masih dipegang Indonesia

Disamping beberapa kekurangan yang sering melekat di tanah air kita Indonesia, namun ada puluhan rekor dunia yang patut kita banggakan sebagai warga negara Indonesia karena sampai saat ini belum ada yang mampu memecahkan rekor tersebut dari Indonesia.
Berikut daftar 24 rekor dunia yang dimiliki Indonesia.
  • Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni).
  • Disini ada 3 dari 6 pulau terbesar didunia, yaitu : Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia dgn luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan Papua (421.981 km2).
  • Indonesia adalah Negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93 ribu km2 dan panjang pantai sekitar 81 ribu km2 atau hampir 25% panjang pantai di dunia.
  • Pulau Jawa adalah pulau terpadat di dunia dimana sekitar 60% hampir penduduk Indonesia (sekitar 130 jt jiwa) tinggal di pulau yang luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah RI.
  • Indonesia merupakan Negara dengan suku bangsa yang terbanyak di dunia. Terdapat lebih dari 740 suku bangsa/etnis, dimana di Papua saja terdapat 270 suku.
  • Negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yaitu, 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku bangsa di Indonesia . Bahasa nasional adalah bahasa Indonesia walaupun bahasa daerah dengan jumlah pemakai terbanyak di Indonesia adalah bahasa Jawa.
  • Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sekitar 216 juta jiwa atau 88% dari penduduk Indonesia . Juga memiliki jumlah masjid terbanyak dan Negara asal jamaah haji terbesar di dunia.
  • Monumen Budha (candi) terbesar di dunia adalah Candi Borobudur di Jawa Tengah dengan tinggi 42 meter (10 tingkat) dan panjang relief lebih dari 1 km. Diperkirakan dibuat selama 40 tahun oleh Dinasti Syailendra pada masa kerajaan Mataram Kuno (750-850).
  • Tempat ditemukannya manusia purba tertua di dunia, yaitu : Pithecanthropus Erectus

Followers

 

"WalunganelmU". Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com